Rabu, 30 November 2022

ROBOT LINE FOLLOWER SEDERHANA MENGGUNAKAN 4 SENSOR ARDUINO DAN MODU SENSOR GARIS



ROBOT -  Robot line follower atau pengikut garis adalah robot yang sangat sering kita dengar namanya. Yups, robot ini memang sangat cocok untuk bahan pembelajaran bagi yang hobi robotika maupun elektronika. Robot ini sudah mewakili logika sederhana dalam pembuatan robot yang tentunya dapat kita kembangkan agar dapat menjadi semakin canggih 😀 .

Nah pada kali ini, NP akan share bagaimana cara membuat sebuah robot line follower sederhana menggunakan 4 buah sensor dan tentu saja board microcontroller Arduino sebagai controller utamanya. Robot kali ini sangat sederhana karena tidak menggunakan pemrograman yang rumit. Hanya mengandalkan “if else” saja. Jika menginginkan robot line follower yang lebih canggih, bisa mengguanakan algoritma metode PID ataupun Jaringan Syaraf Tiruan (JST).

Berikut ini komponen yang harus dipersiapkan :

1 buah Arduino (bisa menggunakan Arduino UNO, MEGA, NANO, MINI atau yang lain. bisa diperoleh Di Sini)

1 buah Modul Sensor Line Tracking isi 4 

1 buah Driver Motor L298N 

2 buah Motor DC + Roda 

Baterai sesuai kebutuhan, tegangan sekitar 5-12V 

Kabel jumper secukupnya 

Breadboard/Projectboard jika diperlukan 

Software Arduino IDE

Sabtu, 19 November 2022

ROBOT HUMANOID TERCERDAS DIDUNIA ASAL JEPANG



Pada tahun 2000 salah satu produsen mobil ternama asal Jepang mengembangkan robot humanoid yang dirancang untuk membantu aktivitas manusia sehari-hari. Robot humanoid yang sangat terkenal di dunia itu disebut Advanced Step in Innovative Mobility (ASIMO). Sejak tahun 1986 proses perancangan ASIMO telah menghabiskan waktu yang cukup panjang 9nagapoker.

Kemudian ASIMO memfokuskan pengembangannya terhadap cara berjalan dengan dua kaki (bi-pedal), pengenalan lingkungan dan interaksi terhadap lingkungannya. Robot humanoid inilah yang menjadi dasar pengembangan teknologi cerdas seperti sistem kontrol mobil Vehicle Stability Assist, sistem keseimbangan pada sepeda motor, hingga sensor untuk kendaraan otonom.

Perusahaan mobil asal Jepang tersebut merancang robot pertamanya yaitu bernama E0 dengan struktur yang menyerupai kaki manusia dan sukses menciptakan langkah kaki yang seimbang dan teratur.

Robot E0 membutuhkan waktu 5 detik untuk melangkah bergantian dari satu kaki ke kaki lainnya dan hanya dapat berjalan lurus ke depan. Hingga tahun 1993, perusahaan terus melakukan penyempurnaan pada struktur kaki di beberapa generasi robot selanjutnya, mulai dari tipe E1 hingga E6. Pengembangan ini mengembangkan langkah kaki robot menjadi lebih cepat dan gerakannya terlihat lebih natural layaknya manusia idngoal.

Perusahaan tersebut mulai merancang robot secara utuh mulai dari kaki hingga tangan dan kepala, yang diberi nama P1 hingga P3 pada tahun 1994.

Hingga pada tahun 2000 ASIMO diluncurkan dengan tinggi 120 cm dan lebar 45 cm, robot mungil itu dapat melangkah ke berbagai arah dengan dibantu sebuah controller terpisah. Tepat setahun setelahnya, robot ASIMO dirancang semakin canggih. ASIMO telah mampu menaiki dan menuruni anak tangga.

Pengembangan ASIMO berlanjut hingga pada tahun 2002, dimana ASIMO sudah dapat mengenal gestur manusia disekitarnya serta mampu memberikan respon secara mandiri. Maka dari itu, ASIMO telah mampu melakukan beberapa gerakan seperti menyapa, mengikuti seseorang, berjalan ke arah yang ditunjuk, serta mengenali nama dan wajah manusia di sekitarnya.

Pada tahun 2005, ASIMO dapat melakukan dua tugas secara bersamaan, seperti berpegangan tangan saat berjalan, atau berjalan sambil membawa nampan berisi minuman. ASIMO juga bisa berpegangan tangan sambil berlari hingga 6 km/jam. Kemudian ASIMO tidak hanya dapat berinteraksi dengan manusia tetapi juga sudah dapat berinteraksi dan bekerjasama dengan robot ASIMO lainnya pada tahun 2007.

Tak berhenti disitu, kecerdasan ASIMO terus meningkat. ASIMO dapat berpikir dan bergerak secara mandiri tanpa dioperasikan oleh manusia pada tahun 2011. Dengan sensor audio visual yang semakin canggih, robot ASIMO dapat mengenali suara beberapa orang secara bersamaan saat mengobrol dalam sebuah grup.

Selain itu, ASIMO dapat melakukan gerakan meloncat, melangkah mundur, atau berjalan diatas permukaan yang tidak rata serta melakukan tugas-tugas sederhana seperti menuangkan minuman, mendorong trolley atau menyambut dan menemani tamu ke ruangan yang dituju.Robot ini juga mampu mendeteksi pergerakan orang-orang saat sedang berjalan, kemudian secara otomatis berjalan ke arah berbeda untuk menghindari tabrakan.

Pada tahun 2018, pengembangan ASIMO diberhentikan untuk fokus terhadap teknologi robotik selanjutnya. Meskipun demikian, berbagai teknologi dari ASIMO akan terus diterapkan dalam pengembangan fitur-fitur canggih di masa depan betcepat.

STUDI KASUS ROBOTIC DI SINGAPURA




Banyak orang mungkin belum tahu bahwa robot sangat menguntungkan untuk pelaku usaha. Lihatlah pengalaman Pocket Technology 9nagapoker.

Menggunakan hanya sepuluh robot Epson, perusahaan UKM asal Singapura ini mampu meningkatkan kapasitas produksinya tiga kali lipat sekaligus menurunkan tingkat kesalahan dan mendorong kualitas dan kuantitas hasil produksinya secara keseluruhan. Bisa dibilang, semua ini dicapai dalam semalam.

Dipimpin oleh Jeffrey Ong, Pocket Technology memproduksi kemasan untuk industri elektronik dan, menggunakan robot Epson N2 dan Epson G Series, membangun mesin untuk membantu perusahaan mengotomasi lini produksinya sendiri.

“Kami tahu robot adalah masa depan,” kata Ong mengenai keputusan perusahaannya menggunakan teknologi robotik pada tahun 2015.

“Jika tidak membuat keputusan itu, kami pasti menghadapi tantangan besar sekarang.”

Sebab, di satu sisi, belum banyak tenaga terampil di bidang robotik, dan di sisi lain pemerintah Singapura membatasi jumlah tenaga asing yang dapat dipekerjakan oleh suatu perusahaan.

Untunglah, permasalahan tersebut dapat dijawab oleh robot dari Epson.

Dibantu sepuluh unit robot Epson, Pocket Technology berhasil mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja sekaligus meningkatkan standar dan kapasitas produksinya. Dengan kapasitas produksi yang lebih tinggi, Pocket Technology pun dapat menangani volume pekerjaan yang lebih banyak sehingga pendapatan dan pertumbuhan usaha naik signifikan.

Selain itu, robot Epson tidak menelan biaya yang terlalu tinggi—Ong mengadakan robot secara bertahap; lini produksi pun hanya perlu penyesuaian minor untuk bisa mengakomodasi kehadiran teknologi baru. Ukuran robot tidak besar dan robot dapat dengan mudah dipindah-pindahkan, sehingga kian mudah ditempatkan di area produksi tanpa perlu perombakan besar-besaran.

Robot bertugas menaruh tutup surface-mount ke konektor kemudian meletakkan konektor yang sudah bertutup pada pita timbul. Pekerjaan ini butuh ketelitian, namun robot Epson N2 dan Epson G Series dapat melakukannya berkat kemampuan super yang memungkinkan mereka mengerjakan tugas rumit dengan cepat betcepat.

Robot N2, misalnya, dilengkapi teknologi lengan yang bisa dilipat sehingga membutuhkan ruang 40% lebih sedikit dibandingkan robot enam sumbu. Dengan kemampuan gerak tinggi menyerupai lengan manusia yang bersendi dua, robot bisa melipat lengan dan berputar 1800, berpindah dari satu titik ke titik lain dengan ketepatan seperti sinar laser, dan secara otomatis menghindari hambatan apapun di jalur mereka. Rangkaian produksi dengan serangkaian pekerjaan kompleks pun bisa dilakukan di ruang yang relatif sempit.

Menurut Ong, ia membeli robot-robot tersebut begitu mereka diluncurkan di Singapura—Ong menolak menunggu lebih lama untuk bisa menikmati manfaat robot untuk tingkat produktivitas.

“Tangan mereka seperti tangan kung fu, bergerak membentuk sudut yang pasti sulit ditiru manusia—terutama yang berusia lebih tua—dan bergerak dengan presisi tinggi,” Ong tertawa saat menjelaskan. “Robot-robot itu betul-betul mengagumkan, dibuat untuk pasar khusus bagi bisnis dengan ruang terbatas.”

Secara spesifik, robot N2 mampu beroperasi di area sekecil 600mm x 600mm sehingga dapat dengan mudah ditempatkan di berbagai lini perakitan dengan hanya perubahan kecil pada tata letak area kerja. Robot pun cukup fleksibel sehingga bisa merakit beberapa produk berbeda menggunakan lini yang sama.

Robot juga dilengkapi dengan Epson Vision Guide—sistem canggih penglihatan mesin yang membuat robot bisa mengenali warna dan bentuk benda, serta mengangkat kembali benda yang jatuh atau keliru tempat. Kemampuan ini menambah nilai fleksibilitas dan kecerdasan robot.

“Biaya pengadaan (instalasi) mereka juga jauh lebih rendah dari yang awalnya saya perkirakan dan, meski punya kemampuan canggih, robot sangat mudah digunakan,” tambah Ong, merujuk pada fakta bahwa tidak diperlukan kemampuan pemrograman tingkat tinggi untuk bisa menggunakan robot.

 “Karyawan yang ditugaskan mengawasi robot tadinya tidak tahu apa-apa soal coding. Tetapi, ia bisa belajar menggunakan robot dengan mudah, terlebih setelah Epson datang dan memberikan pelatihan.”

Sifat robot yang ramah pengguna adalah manfaat besar bagi perusahaan kecil seperti Pocket, yang karyawannya berjumlah hanya ratusan dan tersebar di beberapa negara. Menemukan karyawan dengan kemampuan pemrograman tidak gampang. Dengan memproduksi robot yang mudah diprogram, Epson memberi kesempatan bagi UKM menggunakan tenaga robot dengan sederhana dan biaya terjangkau.

Saat ini, fasilitas produksi Pocket Technology di Suzho, Tiongkok punya kapasitas memproduksi 5 juta komponen per hari—kapasitas yang dicapai berkat investasi pada teknologi robotik. Selain mengangkat produktivitas, robot juga membangu menaikkan kemampuan karyawan dan membuka peluang bisnis bar.

Di lingkup perusahaan, peluang yang sama juga terbuka. Kini, tersedia jalan bagi Pocket Technology untuk berekspansi membangun dan memprogram robot Epson untuk pelanggannya sendiri—di sini, perusahaan berperan sebagai integrator sistem.

“Kami sangat bersemangat,” kata Ong. “Dengan mengadakan robot Epson, kami kini mampu berekspansi membuat measin dan memasuki dunia aviasi yang menarik sebagai systems integrator. Bersama robot, kami bisa memperluas proses produksi dan mengerjakan beberapa aspek perakitan dari klien. Kami sudah menjadi System Integrator untuk Epson, menyediakan konsultasi solusi otomasi kepada pelanggan dari beragam industri mulai dari aviasi hingga alat kesehatan.”

“Kami telah membangun landasan yang amat solid. Saya mempertimbangkan berinvestasi lebih banyak pada otomasi dan robot, dan bersemangat sekali membayangkan berbagai kemungkinan yang ada. Dengan produk inovatif seperti Epson VT6 yang akan diluncurkan dan dukungan erat dari tim Epson, saya percaya kami bisa terus memupuk keberhasilan dan memberikan produk serta layanan yang lebih baik lagi untuk klien kami dalam bulan dan tahun-tahun mendatang idngoal.”

TIDAK PERLU PROGRAM CARA MEMBUAT ROBOT SEDERHANA UNTUK PEMULA



Robot identik dengan serangkaian elektronik yang dirakit dengan barbagai macam komponen. Sampai akhirnya menghasilkan robot yang dapat digunakan baik hanya untuk bermain atau untuk dijadikan alat bantu manusia.

Ya, robot merupakan seperangkat alat mekanik yang bisa melakukan tugas fisik, baik dengan pengawasan dan kontrol manusia, ataupun menggunakan program yang telah didefinisikan terlebih dahulu 9nagapoker.

Nah, untuk membuat robot canggih, tentunya kita membutuhkan alat canggih, program yang rumit, dan keahlian khusus pastinya. Hal ini dibutuhkan dalam pembuatan robot guna menghasilkan robot yang bisa bergerak, bahkan berpikir dan melakukan gerak seperti makhluk hidup.
Namun bagi Anda yang tak memiliki alat canggih, tak bisa melakukan program, bahkan tak memiliki keahlian khusus untuk membuat sebuah robot, tak perlu khawatir. Buat Anda yang ingin mencoba membuat dan bermain robot, Anda bisa membuatnya dengan cara yang cukup sederhana dan tak perlu memiliki keahlian khusus.

Ya, kalau Anda hanya ingin membuat robot sebatas untuk bermain dan senang-senang, Anda bisa memanfaatkan alat, bahan, dan kemampuan Anda yang dimiliki untuk membuat robot. Kali ini, Liputan6.com, Selasa (19/3/2019) telah merangkum terkait Cara Membuat Robot Sederhana untuk pemula.

Telah dirangkum dari berbagai sumber, berikut ulasan cara membuat robot sederhana yang bisa Anda praktikkan sendiri di rumah. Hasilnya memang tak sebagus dengan yang sudah berpengalaman atau pro, namun robot sederhana ini dijamin tak kalah keren dan tentunya bantu mengasah kreativitas Anda. Simak ulasannya idngoal.

1. Cara Membuat Robot Sederhana dengan Sikat Gigi
Alat dan bahan:

- Motor DC yang kecil untuk vibrator HP

- Sikat kecil atau sikat gigi yang dipotong

- Baterai kancing, AAA, AAAA atau baterai jam tangan 1,5 V

- Blutack atau cellotape

- Gunting

- Kabel (jika motornya tidak memiliki kabel)

Cara membuat robot sederhana dengan sikat gigi:

Pertama kali, periksa motor. Kalau motor yang kamu miliki tidak memilki kabel, pasanglah kabel pada tempatnya. Biasanya berbentuk 2 plat logam kecil. Disarankan kabel tersebut disolder agar kencang, namun dapat juga ditempel dengan blutack atau cellotape.

Setelah motor mempunyai kabel, tempelkan motor disikat dengan blutack. Jangan lupa untuk memposisikan kabelnya hingga keluar.

Setelah itu tempelkan baterai pada sikat dengan memakai blutack. Atur agar kabel dapat mencapai kedua kutub pada baterai.

Hubungkan kabel motor dengan baterai

Kalau sudah menempelkan baterai pada sikat, selanjutnya pastikan kabel-kabel tadi terhubung dengan masing-maisng kutub yang tepat. Motor dan sikat tersebut akan bergetar.

Letakkan robot di lantai atau meja. Maka robot kamu sudah bisa dimainkan.

Pada robot ini, gerakannya dipengaruhi dari posisi baterai, panjang serta arah sikat, dan sebagainya. Anda bisa mengatur agar robot bisa bergerak seperti yang diinginkan. Terkadang pada bagian bulu sikat juga perlu dipotong. Anda bisa menghias robot yang dibuat agar semakin keren nan kece.


2. Membuat Robot Sederhana

Alat dan bahan yang dibutuhkan:

- Kotak kecil

- Kotak Tupperware kecil

- Batereai 9V

- Uang koin

- Hobby motor

- Lem tembak

Cara membuat robot sederhana:

Buatlah lubang kotak Tupperware menggunkan pisau. Lubang ini nantinya akan berfungsi sebagai dudukan motor.

Anda bisa membeli motor yang memiliki bagian logam yang terlihat dan dapat disambungkan dengan cara di las. Mintalah jenis motor yang dapat dilas dan dimodifikasi ketika berbelanja di toko mainan.

Selanjutnya, sambungkan satu kabel pada sisi kanan motor. Pastikan ujung logam kabel sudah terhubung dengan logam pada motor.

Sambungkan ujung kabel lainnya pada sisi kiri baterai. Pastikan kembali bahwa logam pada ujung kabel sudah menempel pada motor.

Menempelkan logam

Kemudian tempelkan logam yang sudah Anda siapkan pada batang motor dengan menggunakan lem tembak.

Las ujung kabel positif (merah) yang terhubung dengan motor pada sakelar berjenis non-momentary. Pastikan ujung logam kabel sudah terhubung dengan logam penghantar pada sakelar.

Gunakan lem untuk menempelkan motor pada lubang dudukan yang sudah dibuat tadi. Tempelkan juga pernak pernik yang ingin anda tambahkan pada robot Anda.

Gunakan kabel baru untuk menyambungkan baterai dengan robot Anda. Las ujung kabel merah pada kutub positif baterai dan kabel negatif pada kutub negatif baterai.

Sambungkan ujung kabel

Selanjutnya Anda perlu menyambungkan ujung kabel positif (merah) yang terhubung dengan baterai pada pin yang terletak pada tengah sakelar. Pastikan ujung logam sudah menyentuh logam penghantar yang terletak pada bagian tengah sakelar sebelum dilas.

Pada langkah ini diperlukan agar listrik mengalir melewati sakelar sebelum dapat digunakan oleh motor.

Sambungkan ujung kabel negatif (hitam) yang terhubung dengan baterai dengan ujung kabel negatif yang terhubung dengan motor. Dengan ini baterai akan mulai mengalirkan arus listrik ke dalam rangkaian yang Anda buat.

Hubungkan ujung positif dan negatif yang terhubung pada tempat baterai dan motor jika Anda tidak menggunakan lampu LED.

Lampu LED akan rusak jika dihubungkan secara langsung dengan baterai. Jika Anda ingin menambahkan lampu LED, gunakan resistor 350ohm pada ujung positif lampu dan hubungkan ujung positif lampu pada ujung positif baterai.

Gunakan lem tembak untuk menempelkan kotak Tupperware dengan kotak karton kecil.

Letakkan Tupperware di atas tutup yang sudah ditempelkan pada kotak karton. Anda dapat menyembunyikan baterai di dalam kotak karton dan robot. Selesai, robot Anda siap untuk dimainkan betcepat.